MD Mengadakan Bakti Sosial di Yayasan Amal Bakti Sujono dan Taruno, Desa Jetis, Baki, Sukoharjo.

HIMA MD mengadakan bakti sosial dalam rangka menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama manusia dan santunan anak yatim yang dilakukan pada tanggal 17 Juli 2017 di Yayasan Amal Bakti Sujono dan Taruno Desa Jetis, Baki, Sukoharjo. Himpunan Mahasiswa (HIMA) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) telah berhasil menyelanggarakan acara bakti sosial dan santunan anak yatim piatu yang merupakan program kegiatan dari Himpunan Mahasiswa (HIMA). Bakti sosial yang dilaksanakan di Baki, Sukoharjo ini mengangkat tema “Menumbuhkan Rasa Perduli Terhadap Sesama Manusia” dengan mengikutsertakan mayoritas dari anggota Hima dan beberapa pembicara yang mengisi runtutan acara pada tema menumbuhkan keperdulian terhadap sesama manusia ini. Dalam kegiatan yang dilakukan di Baki, Sukoharjo ini dihadiri dan di antisipasi oleh masyarakat kurag lebih 50-100 orang yang hadir pada kegiatan ini serta para mahasiswa-mahasiswa yang berkaitan dengan HIMA.

Dalam acara bakti sosial ini terdiri dari berbagai kegiatan yaitu pembukaan, tilawah Al Qur’an, sambutan-sambutan (baik sambutan dari ketua kegiatan, perwakilan dosen dan beberapa masyarakat setempat yang berkaitan dengan acara ini), mauidhoh hasanah, santunan anak yatim piatu, do’a, dan penutup. Acara ini dipandu oleh salah satu anggota HIMA, dan kemudian disusun dengan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama dari salah satu anggota HIMA, yaitu menyampaikan tujuan diadakannya kegitan bakti sosial dalam masyarakat ini yang mencakup berbagai aspek yang berguna bagi masyrakat dan manfaat dala mengadakan kegiatan dan kebersamaan dalam melakukan suatu hal. Dalam bakti sosial dapat melatih keperdulian satu sama lain dalam hal tolong menolong sesama bagi yang membutuhkan pertolongan tersebut. Kemudian materi dari pembicara kedua yaitu salah satu perwakilan dari dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang manyampaikan bahwa bakti sosial itu mengajarkan kepada seseorang untuk saling perduli, mewujudkan rasa cinta dan kasih, dan salaing menolong bagi mereka yang membutuhkan ulurn tangan. Dalam kegiatan ini nantinya kita akan mendapat banyak pelajaran, terutama yang tekait dengan lingkungan masyarakat, kita sebagai makhluk hidup yang memiliki akal memiliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, selain itu juga membantu dalam pembentukan sikap dan kepekaan sosial. Beberapa manfaat dari bakti sosial antara lain yaitu , menambah wawasan dan pengetahuan sosial, membantu pembentukan sikap dan kepribadian sseorang, menumbuhkan rasa moralitas yang tinggi, menumbuhkan sengat untuk menemukan inovasi baru, mengembangkan rasa keperdulian, melatih jiwa kepemimpinan, dapat melatih emosi dan kesaban seseorang, dapat merasakan indahnya berbagi terhadap sesama, dapat memahami banyak hal dari diri kita sendiri yang bisa di syukuri daripada harus mengeluh, dan kita akan merasa bahagia ketika biasa memberi hal yang bermanfaat kepada diri sendiri dan bermanfaat bagi orang lain.

Dan pada acara yang ketiga yaitu mauidho hasanah yang di pimpin oleh pemuka agama desa menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan ajaran Islam, yang berdasarkan dengan rujukan Al Qur’an dan Hadits, salah satunya yang dijelaskan yaitu sikap individualitas adalah sikap mementingkan diri sendiri dan tidak memiliki kepekaan terhadap apa yang dirasakan oleh orang lain. Menurut agama, apa yang disampaikan dalam beberapa hadits merupakan golongan yang tidak sempurna keimanannya. Seorang mukmin yang ingin menggapai ridho Allah harus berusaha untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang di ridhoi-Nya. Salah satunya adalah mencintai sesama saudaranya seiman seperti ia mencintai dirinya sendiri. sikap persaudaraan kaum muslimin yaotu mereka saling menyayangi satu sama lain, mengasihi dan membantu. Akrab rukun dan serempak hingga merupakan satu kesatuan yang tidak akan terpisahkan satu sama lain.

Kemudian dilakukan penutupan dan acara berakhir dengan adanya santunan anak yatim, dimana bakti sosial disini membantu masyarakat atau anak-anak yang notabenya yatim piatu sehingga terwujud dengan adanya bakti sosial ini. Dengan memberikan bantun yang sekiranya mampu meringankan beban mereka walau hanya setidikit setidaknya sudah bisa membantu mereka dan membuat senang hati mereka. Kemudian acara di tutup dengan doa bersama kemudian bersalam-salaman.

Dengan adanya hal ini HIMA berharap mampu menimbulkan kesadaran bagi mereka yang belum membantu untuk bisa membantu anak-anak yatim piatu pada desa tersebut. harapannya semua yang telah di sampaikan oleh para pemateri baik dari sambutan dan mauildho hasanah dapat terlaksanakan dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari sehingga nantinya banyak yang sadar dan mengerti bahwa kerukunan dan sosialisasi satu orang dengan oarang yang lain sangatlah penting dalam bermasyarakat.

Sumber : dokumentasi HIMA