PRODI MANAJEMEN DAKWAH GELAR WEBINAR DENGAN TEMA STRATEGI DAKWAH DI ERA 4.0

Surakarta, 15 Oktober 2020, Program Studi Manajemen Dakwah menggelar acara Webinar dengan tema Strategi Dakwah Di Era 4.0. Acara ini dilaksanakan pukul 09.00-11.00 WIB di ruang kelas 309 Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Melalui aplikasi zoom meeting, acara ini yang dipandu oleh Ria Nur Cahyanti selaku mahasiswa Manajemen Dakwah semester 5, dan dimoderatori oleh Bapak Dr. H. Agus Wahyu Triyatmo, M.Ag selaku ketua Program studi Manajemen Dakwah. Dalam acara ini mengahdirkan 3 narasumber Dr. H. Juraidi Malkam, M.A. Direktur Penerangan Agama Islam Dirjem Bimas Islam. Noerma Pudji, S.Kom., M. Kom. Dosen Sistem Informasi Institut Teknologi Telkom Surabaya. Dan  Agung Wicaksono, S.T. Direktur Pelaksana LAZNAS Yayasan Dana Sosial Al Falah. Serta diikuti sebanyak 250 peserta dari Dosen, Mahasiswa dan Umum. Acara ini dibuka oleh Ibu Dr Hj Kamila Adnani, M.Si selaku Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah IAIN Surakarta.

            Dalam pembukaan, webinar yang disampaikan oleh Ibu Dr Hj Kamila Adnani, M.Si bahwa “dengan adanya dakwah secara modern maka diantaranya da’i akan lebih mudah dalam berdakwah dakwah di masyarakat”. Sehingga dengan adanya webinar sesi ke-2 ini akan lebih menguntas adanya hal tersebut. Pesan yang telah disampiakan oleh Bapak Susanto, S.Si, D.EA, PH.d menyampaikan bahwa “kita perlu mendesign pikiran dengan benar, mendeskripsikan dengan benar, menganalisis varibel, hubungan, memprediksi, dan membuat rencana program-program apa yang akan dilakukan. Agar dapat membentuk sikap yang diinginkan kelak dan harus berbikir rasional. Juga dikenalkan pula mengenai bagaimana teknik perkuliahan dengan Project Based Learning yang mana lebih berfokus pada cara penyelesaian masalah kehidupan sehari-hari.”

            Materi pertama disampaikan oleh Dr. H. A. Juraidi, M.A. tentang Stategi Dakwah Di Era Millenial. Beliau menyampaikan,“Sesuai dengan karakteristiknya yakni dakwah sebagai upaya menyampaikan nilai kebenaran sesuai dengan ajaran islam dan senantiasa menghadapi berbagai macam tantangan sesuai dengan perkembangan zaman.” Materi kedua  tentang Revolusi 4.0 perubahan sosial budaya, tantangan dan peluang dakwah (transformasi dakwah milenial di era digital) disampaikan oleh Noerma Pudji Istyanto , S.Kom, M.Kom. beliau menyampikan 10 soft skill diantaranya Critical thingking, creativity, judgement & decision making, servise orientation, negotiation, cognitive flexibelity, emotion intelligence, coordinating with other (koordinasi atau kerjasama dengan orang lain), people management , complex problem solving ( mampu memberikan penyelesaian terhadap setiap permasalahan).

            Materi ketiga tentang Srategi Dakwah 4.0 disampikan oleh Agung Wicaksono, S.T), VUCA solution. Vision (visi harus clear bisa berupa solusi jalan, temasuk apa yang kamu berikan kepada masyarakat dan lain sebagainya), Understanding ( memahami dengan benar dengana adanya permasalahan-permasalah yang dihadapi oleh masyrakat, Clarity (adaptasi yang dilakukan dengan masyarakat), Agilty (melakukan segala hal dengan cepat dan tepat terasuk dengan adanya berbagai kondisi seperti pandemi kali ini. “Yang cepat akan mengancam yang lambat, bukan yang besar mengancam yang kecil”. Dalam hal ini dapat diartikan dengan berbagai persaingan antar perusahan dalam melakukan pemodalan yang mana siapa  tercepat dan tepat akan menjadi pemenang. Mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan anak generasi 4.0 ialah melalui New Version of YDSF (Mindset, Millenial’s, Big data, dan IT).

Dengan adanya webinar ini diharapkan bisa menemukan strategi dalam berdakwah. Sehingga bisa diterapkan dalam menyebarkan pesan ajaran agama Islam kepada seluruh masyarakat. (Devi, Aziz diedit oleh Afif)