Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi dalam Menghadapi Pandemi COVID 19 pada Majelis Taklim Al Mustaqim

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) prodi Manajemen Dakwah FUD diselenggarakan pada hari Ahad tanggal 21 Juni 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang dari Majelis Taklim Al Mustaqim berlangsung di Aula lantai 2 SMK Al Mustaqim Desa Timpik Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Acara berjalan khidmat dengan tanpa mengabaikan protokoler kesehatan.

Narasumber 1 (Drs. H. Juhdi Amin, M.Ag.) menyampaikan bahwa kita sebagai umat manusia yang beragama islam, dalam keadaan wabah seperti ini, upaya yang harus dilakukan adalah tetap merawat sikap yang benar. Ketika datang ancaman kesehatan, orang perlu perhatian serius dengan sikap yang tepat, sesuai pesan Rasulullah tentang lima hal sebelum datang lima hal yang lain, salah satunya ialah menjaga kesehatan sebelum datang sakit. Padahal utamanya kita sebagai manusia diwajibkan untuk berikhtiar dalam menyikapi pandemi global ini. Justru karena takut kepada Allah, maka menghadapi virus ini harus dengan sesuai tuntunan-Nya. Di zaman Rasul Pada saat wabah terjadi, beliau memberi tuntunan dalam sebuah hadis yang isinya ketika di suatu tempat ada wabah, maka tidak boleh orang yang berada di lingkungan wabah itu keluar dari tempat itu. Dan orang yang di luar tidak boleh masuk ke dalam tempat wabah beredar. Tuntunan dari Rasul tersebut sebagai bagian dari ikhtiar.

Narasumber 2 (Muhammad Raqib, S.E., M.Pd.) menyampaikan pesan untuk senantiasa tertib dalam menghadapi pandemi covid 19 ini, terkait protokoler kesehatan dan utamanya pemberdayaan ekonomi. Ada beberapa strategi kreatif yang mudah diterapkan saat pandemi/ menjalani new normal seperti (a) Kebiasaan untuk hidup berbagi (b) Menerapkan gaya hidup sederhana (c) Olah pikir bagaimana membuat sesuatu tetap menarik untuk disajikan (d) Tidak gengsi bagaimana membuka hal yang baru seperti kini konveksi beramai-ramai beralih memproduksi masker (e) Jaga kesehatan dan tidak lupa untuk selalu gembira).

Acara berlangsung secara interaktif disertai dialog. (Narasumber 1 dan Narasumber 2 secara bersamaan dan bergantian memaparkan maksud dan tujuan acara pengabdian ini serta menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para peserta).