Prodi MD mengadakan “Kuliah Online with Praktisi” (#series 1&2)

SURAKARTA. Prodi Manajemen Dakwah  telah menyelenggarakan perkuliahan online dengan dua kali pertemuan yang mengundang  praktisi industri di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) /Human Capital . Kuliah online yang diakses melalui  group WhatsApp  adalah bagian dari mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia yang diampu oleh Bapak Ade Yuliar,MM. Tujuan utama kuliah online ini adalah agar mahasiswa dapat memahami serta membandingkan antara teori dengan praktek kebijakan SDM di industri. Pelaksanaan kuliah diikuti kurang lebih 70 mahasiswa pada hari Kamis (tanggal 9 April’20) dan hari  Senin (tanggal 20 April’20), tentunya di sesi diskusi para mahasiswa di bebaskan untuk bertanya sesuai dengan  tema yang dibahas.

kuliah online pertama

Adapun  pertemuan pertama, membahas tema “Praktek Kompensasi di  Perusahaan”. Pemateri berasal dari  bagian kompensasi di Divisi Human Capital,  Bank Syariah Mandiri kantor pusat Jakarta, beliau adalah Muhammad Mirdal.  Kompensasi/pendapatan menurut Pak Mirdal dapat dibedakan dari bentuk pemberiannya yaitu cash dan non cash. Ada 4 komponen dari kebijakan reward yang dirumuskan oleh bagian SDM antara lain: penghasilan meliputi gaji, bonus insentif, berbagai macam tunjangan; fasilitas meliputi BPJS, dana pensiun, perjalanan dinas, kesehatan pegawai,santunan.dll; pelatihan dan pengembangan meliputi beasiswa, pengembangan karier, manajemen kinerja; dan  iklim lingkungan kerja meliputi implementasi budaya perusahaan,dll. Tentunya komponen kompensasi  dan benefit tersebut berpengaruh kepada kinerja pegawai , semakin tinggi kompensasi diberikan maka akan semakin produktif pegawai tersebut. Di akhir pemaparan, diadakan sesi tanya jawab dan mahasiswa antusias terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Kuliah pertemuan pertama with praktisi pun berakhir.

kuliah online ke 2

Selanjutnya di pertemuan kedua, disajikan oleh Ade Salahudin Wirayudha dengan tema “Praktek Coaching & Counseling di Perusahaan”. Beliau praktisi Human Capital specialist serta jabatan beliau sebagai salah satu manajer di Departement Human Capital di perusahaan Jakarta. Menurut alumni psikologi Unpad ini bahwa Coaching adalah proses mengarahkan dari manager untuk melatih dan mengorientasikan pegawai dalam menghadapi lingkungan pekerjaan dan membantu pegawai menghilangkan hambatan  untuk mencapai kinerja yang optimal. Counseling sendiri adalah suatu dukungan dari manager untuk membantu seorang pegawai mengatasi masalah pribadi yang dapat mempengaruhi kinerja. Peran departemen SDM adalah membuat program coaching and counseling  bagi manager sesuai dengan periode yang ditentukan. Tujuan coaching selain meningkatkan kinerja juga untuk mempertahankan kinerja jadi tidak harus pegawai bermasalah. Untuk pegawai yang berkinerja baik pun, coaching bisa digunakan dalam rangka pengembangan dirinya. Sebagai penutup beliau memberikan closing statement, salah satu modal  yang perlu dimiliki manager adalah kemampuan untuk melakukan coaching. Jadi mulai dari sekarang dibiasakan untuk belajar menjadi coach. Tidak lupa mahasiswa mengucapkan terima kasih atas kesediaan pak Ade untuk berbagi ilmu.