KONGRES FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA (FKM-MD) SE-INDONESIA KE-VI DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG


Forum Komunikasi Mahasiswa Manajemen Dakwah atau biasa disingkat FKM-MD merupakan forum komunikasi tingkat tertinggi dalam prodi Manajemen Dakwah. FKM-MD dibentuk pada tahun 2006 di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang disepakati oleh BEM-JMD (Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah) yang pada saat itu dihadiri oleh beberapa perwakilan BEM-JMD se-Indonesia. Kongres pertama kali FKM-MD dilaksanakan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tanggal 13 November 2007. FKM-MD ini didirikan dengan tujuan untuk mengembangkan peran mahasiswa Manajemen Dakwah se-Indonesia serta untuk menjalin komunikasi serta jejaring yang lebih luas.
Kongres FKM-MD dilaksanakan setiap dua tahun sekali, yang mana pada tahun ini UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu) Tulungagung menjadi tuan rumah pada kongres FKM-MD Se-Indonesia ke-VI ini, lebih tepatnya pada tanggal 4-6 september 2021. Pada kongres ke-VI ini mengangkat tema “Peran Organisasi Sebagai Wadah Komunikasi di Era Disrupsi”. Pada forum ini terdapat 37 instansi yang tersebar di seluruh Indonesia yang mana pada kongres FKM-MD ke-VI ini dihadiri oleh 12 instansi. Kongres ini dilaksanakan dengan 2 pokok kegiatan, yakni kegiatan seminar nasional dan Kongres FKM-MD.
Kegiatan berlangsung selama 3 hari di STAI Diponegoro Bendosari, Ngantru, Tulungagung. Kegiatan Seminar Nasional dilaksanakan pada tanggal 4 september 2021 di aula utama kampus STAI Diponegoro yang mengundang dua narasumber dengan pembahasan yang berbeda. Seminar ini dipandu oleh seorang moderator yang berasal dari dosen Manajemen Dakwah UIN Satu Tulungagung, beliau adalah Bapak Khadziqun Nuha, M.P. Bapak Ahmad Yuzki Faridian Nawafi’, M.Pd.I merupakan narasumber pertama pada seminar nasional ini. Beliau merupakan sekprodi Manajemen Dakwah UIN Satu Tulungagung. Pembahsannya mengenai mengenali tipologi mad’u di era society 5.0, optimalisasi Da’i sebagai pola adaptasi pada era society 5.0 dan analisis Respon mad’u terhadap pesan dakwah. Narasumber kedua merupakan salah seorang dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya yakni Bapak Dr. H. Achmad Murtafi Haris, LC., M.Fil’I. Pada kesempatan itu, beliau menyampaikan materi seputar pemetaan strategi dakwah pada kaum millenial, strategi dakwah menggunakan multimedia dan efektivitas penggunaan multimedia sebagai media dakwah.
Di hari kedua dilaksanakan sidang Kongres FKM-MD ke-VI dengan rangkaian Sidang Pleno I dipimpin oleh presidium sidang sementara. Sidang pleno I membahas mengenai tata tertib persidangan serta pemilihan presidium sidang tetap untuk memimpin jalannya sidang selanjutnya. Sidang Pleno II membahas pemaparan Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus FKM-MD periode 2018-2020. Sidang Pleno III membahas hasil sidang komisi yang meliputi Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), Garis Besar Haluan Program (GBHP), dan tata tertib pemilihan dan pokok-pokok rekomendasi. Sidang Pleno IV membahas pemilihan Ketua Umum FKM-MD.
Pada pemilihan Ketua Umum ini terdapat dua calon kandidat yang memenuhi persyaratan. Pada nomor urut 01 terdapat Saudara Ahmad Adibullah yang berasal dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan nomor urut 02 terdapat saudara Irwandi yang berasal dari UIN Ar-Raniry Aceh. Pemilihan ketua dilaksanakan dengan cara votting dengan masing-masing instansi yang hadir mengajukan 3 peserta untuk melakukan pemungutan suara. Dari hasil pemungutan suara mendapat hasil 16:8 dengan suara terbanyak di saudara Ahmad Adibullah. Dengan itu saudara Ahmad Adibullah menjadi ketua umum terpilih FKM-MD periode 2021-2023.